Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP)

PMP

     Akses pendidikan dasar di Indonesia sebenarnya sudah baik. Angka partisipasi kasar (APK) untuk SD sudah mencapai 115,88% dan angka partisipasi murni (APM) mencapai 95,71%. Sementara untuk tingkat SMP APKnya sudah mencapai 100,16% namun APM 78,43%. Untuk pendidikan menengah memang belum sebaik pendidikan dasar, namun dapat dikatakan cukup baik. APKnya menunjukkan angka 78,19% dan APMnya 58,25%.
Sudah cukup lama kita melakukan pembangunan pendidikan dengan fokus pada perluasan akses. Beberapa kemajuan telah kita capai terkait perluasan akses, khususnya pendidikan dasar. Selanjutnya fokus utama sudah harus bergeser pada peningkatan mutu sambil terus membenahi akses, khususnya untuk daerah-daerah yang akses pendidikannya masih bermasalah.
Membangun pendidikan berorientasi mutu bagi bangsa Indonesia, selain merupakan amanat konstitusi, juga menjadi sebuah keharusan dalam menghadapi tuntutan global yang mensyaratkan tampil dan berperannya manusia-manusia berkualitas serta mampu menunjukkan eksistensi dan integrasinya di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat di kancah internasional. Sistem pendidikan yang baik dan bermutu di samping harus dibangun di atas prinsip-prinsip yang kokoh dengan paradigma yang jelas, juga mesti berusaha diletakkan sesuai tuntutan dan perubahan zaman .

     gambarPeningkatan mutu tentu membutuhkan biaya terutama untuk memenuhi mutu sarana dan prasarana dan memenuhi biaya pengelolaan sekolah. Siapa yang paling bertanggung jawab untuk memenuhinya? Undang-undang No. 2/2015 tentang perubahan atas Undang Undang No. 14 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah jelas menyebutkan bahwa tugas pengelolaan sekolah adalah pada pemerintah daerah, artinya pemenuhan sarana dan prasarana serta pembiayaan seharusnya menjadi beban daerah. Beberapa daerah dengan kemampuan fiskal yang rendah terbukti memiliki APK rendah pula, artinya daerah tersebut sudah jelas tidak mampu menyediakan sarana-prasarana pendidikan sesuai kebutuhan dan sangat membutuhkan intervensi pemerintah pusat.
Sesungguhnya kebijakan peningkatan mutu pendidikan ini telah terprogramkan dalam kebijakan pembangunan nasional. Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 kebijakan ini tercantum secara eksplisit. Target peningkatan mutu pendidikan dalam RPJMN 2015-2019 diukur dengan proporsi sekolah yang dapat mencapai akreditasi minimal B.

Instrumen Penjaminan Mutu Pendidikan merupakan alat  yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam pemetaan mutu pendidikan. Instrumen terdiri dari ratusan komponen pertanyaan yang  diisi oleh kepala sekolah, guru, siswa, pengawas, dan komite pendidikan. Instrumen ini mewakili aspek-aspek yang ada pada Standar Nasional Pendidikan yaitu:

  1. Kompetensi Lulusan
  2. Isi
  3. Proses
  4. Penilaian
  5. Pendidik dan Tenaga Kependidikan
  6. Pengelolaan
  7. Pembiayaan
  8. Sarana dan Prasarana

soalPENGGUNA APLIKASI

Aplikasi Web Portal PMP:

  1. Administrator Kementerian
  2. LPMP (Admin Provinsi, create user)
  3. Dinas Pendidikan Provinsi (Report)
  4. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (Report)
  5. Direktorat Teknis (Report)
  6. Publik (Report)

gambar

Aplikasi SIM Instrumen PMP (terkoneksi Dapodik)

  1. Sekolah (Kepsek)
  2. Pengawas
  3. PTK
  4. Peserta Didik
  5. Komite Sekolah

Aplikasi yang harus ada dalam laptop :

  1. Dapodik 2016.b (download)
  2. PMP 1.4 Installer (download aplikasi)
  3. Atau kalo sudah pernah install PMP 1.3 hanya tinggal install PMP 1.4 Patch (download aplikasi)

 

JADWAL PENGERJAAN APLIKASI PMP OLEH PENGAWAS

  1. Jadwal kunjungan pengawas ke sekolah dalam rangka pengerjaan Aplikasi PMP 1.4 (download)
  2. Kuesioner untuk komite sekolah
  3. kuesiner-pmp-guru
  4. kuesiner-pmp-peserta-didik
  5. Kuesioner untuk pengawas sekolah
  6. Kuesioner untuk sekolah

 

PENGERJAAN PMP SECARA ROMBONGAN (tidak hanya 1 laptop)

Dalam pengerjaan Aplikasi Peningkatan Mutu Pendidikan (PMP), sudah pasti menyita banyak waktu karena banyaknya kuesioner yang harus diisi oleh Responden. Untuk mensiasatinya, digunakan sistem jaringan wifi maupun kabel. Tutorial untuk komputer/laptop server maupun client dapat didownload di link bawah ini. Komputer/laptop server merupakan komputer/laptop dimana aplikasi Dapodik dan PMP ditanam. Komputer/Laptop Client merupakan komputer/laptop yang tidak memerlukan Aplikasi Dapodik, juga tidak memerlukan Aplikasi PMP. Yang dibutuhkan oleh komputer/laptop client hanyalah browser (Chrome, Mozilla firefox, Safari, Baidu, dll)

  1. Tutorial untuk Komputer Server
  2. Tutorial untuk Komputer Client
  3. Pedoman pengisian responden (sesuai paparan di LPMP Prop. Jatim)
  4. Formulir penambahan data Pengawas dan Komite sekolah di aplikasi PMP 1.4

Tinggalkan Balasan